Napas Kesalingan: Studi Ekoteologi pada Ajaran Penghayat Kaweruh Jawa Dipa

58 People viewed this product

Krisis ekologi bukan sekadar fenomena biofisik yang dapat diselesaikan semata melalui intervensi teknokratis, melainkan sebuah persoalan eksistensial yang berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Melalui pemahaman tujuh napas kehidupan, penghayat kepercayaan Kaweruh Jawa Dipa memandang setiap makhluk—baik manusia, hewan, tumbuhan, hingga elemen abiotik—sebagai entitas dengan satu napas tunggal yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Ia menuntut adanya tanggung jawab etis untuk menjaga keselarasan makrokosmos (jagad gumelar) dan mikrokosmos (jagad pribadi) secara berkesinambungan.

Konsep Napas Tunggal pada hakikatnya menghilangkan hierarki dominasi manusia atas makhluk lain. Dengan menempatkan setiap makhluk sebagai entitas bertuhan dan memiliki napas yang satu, Kaweruh Jawa Dipa menawarkan jalan keluar dari egoisme antroposentris menuju spiritualitas kosmis yang adil. Konsep ini juga meniadakan perbedaan derajat spiritual berbasis jenis kelamin, sehingga laki-laki dan perempuan, memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai subjek, baik sebagai pemimpin ritual maupun agen konservasi. Modal spiritual untuk merespons krisis ekologi di sini bersifat lintas gender, di mana kearifan lokal digunakan untuk melakukan pemurnian dan penghormatan terhadap Ibu Bumi yang selama ini mengalami ketidakadilan.

Category:

Description

Penulis: Rizka Hidayatul Umami, S.Ag., M.A
Dimensi: 14 x 21 CM
Cetak Ke-1: Mei 2026
Penerbit: Intelektual Edu Media

Krisis ekologi bukan sekadar fenomena biofisik yang dapat diselesaikan semata melalui intervensi teknokratis, melainkan sebuah persoalan eksistensial yang berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Melalui pemahaman tujuh napas kehidupan, penghayat kepercayaan Kaweruh Jawa Dipa memandang setiap makhluk—baik manusia, hewan, tumbuhan, hingga elemen abiotik—sebagai entitas dengan satu napas tunggal yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Ia menuntut adanya tanggung jawab etis untuk menjaga keselarasan makrokosmos (jagad gumelar) dan mikrokosmos (jagad pribadi) secara berkesinambungan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Napas Kesalingan: Studi Ekoteologi pada Ajaran Penghayat Kaweruh Jawa Dipa”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get Special Price

Original price was: Rp65.000.Current price is: Rp55.000.

Order via WhatsApp
Shopping cart

No products in the cart

Return to shop
Chat WhatsApp
WhatsApp